Bupati Serahkan Bantuan Bagi Poklasar

Gunungkidul – Penyerahan bantuan sarana pengolahan bagi poklasar oleh Bupati dilaksanakan di joglo rumah makan mutiara Ngestirejo Banjarejo Tanjungsari.Rabu (17/11). Bantuan dari DKP kepada (Poklasar) kompok pengelola dan pemasar ulamsari handayani sebanyak 7 kelompok berupa chest Frezer.

drh.Krisna Berlian kepala DKP Gunungkidul dalam sambutannya menyampaikan bahwa meski masih menghadapi pandemi kiranya suatu yang membahagiakan dapat melaksanakan kegiatan dengan tetap menerapka disiplin prokes.

“Sesuai visi terwujudnya taraf hidup sejahtera dan bermartabat, Aspek pemenuhan gisi dan aspek pendapatan masyarakat terus di upayakan melalui program pemerintah, Aspek pemenuhan gisi di hadapakan pada berbagai hal hambatan dan tantangan salah satunya penanganan stunting, DKP Gunungkidul untuk penanganan stunting terus berupaya dengan melaksanakan dan dukungan di berbagai program” ungkapnya

[PIC1]

Melihat tingkat konsumsi ikan yang masih rendah di banding dengan kabupaten kota yogyakarta, kabupaten Gunungkidul masih di angka sebesar 27,63 perkatpita per tahun sementara tingkat konsumsi ikan di DIY mencapai 32,49 perkapita pertahun dan 56,39 kg perkapita pertahun Nasional. Untuk itu melalui disersivikasi pengolahan ikan harapanya akan menambah tingkat konsumsi masyatakat sehingga nilai pendapatan maupun pengolah hasil perikanan dapat meningkat. Sejauh ini telah ada 62 poklasar yang telah mendapatkan fasilitas dan pendapingan baik dari DKP Gununhkidul maupun dari Dislautan DIY.

Salah satu bentuk fasilitas adalah berupa pemberian 4 chest frezer berkapasitas 310 liter dari anggaran APBN kementerian kelautan serta 3 paket melalui anggaran APBD. Bantuan tersebut diberikan kepada Poklasar lestari manunggal drini,mina lestari drini, Minalestarinsepanjang kemadang, Usaha mulia bandung playen,Minajaya,Mina lestari gebang kanigoro, dan Gesing asri bolang kapanewo panggang. 

Dalam kesempatan ini Kepala dislautan DIY sangat berkomitmen dan bangga dengan kegiatan di Gunungkidul. Dengan pelatihan sebanyak 10 kelompok diantaranya peserta dari Gunungkidul selama 3 hari dengan diberikan pembekalan berupa teori dan praktek sehingga harapannya dapat mengaplikasikan ilmu yang di dapat dan lebih produktif.

“Bantuan ini juga dapat meningkatkan konsumsi ikan, di Gunungkidul juga sudah banyak kepemilikan SKP Setifikat pengolahan ikan, pada tanggal 24 nanti juga akan diselenggarakan acara lomba masak tingkat DIY dengan peserta dari 4 kabupaten kota. Sedangkan peserta dari PKK kabupaten. Untuk itu mohon dukunganya Karena biasanya Gunungkidul selalu menjadi juara dan maju tingkat nasional dan juara umum” ungkapnya

Bupati H.Sunaryanta mengucapkan apresiasi dengan bantuan stimulan sarana prasarana di masa pandemi ini, harapanya dimasa pandemi kondisinya kembali membaik sehingga bantuan-bantuan lain juga akan di terima tidak hanya di bidang progran dari DKP tetapi di bidang lainya. Melihat tingkat konsumsi ikan yang masih rendah mendorong peran seluruh pihak untuk selalu berkontribusi.

Tentang pertumbuhan ekonomi pada triwulan 1 yang kontraksi dan pada triwulan kedua mengalami peningkatan tren positif namun di triwulan ke 3 kembali merosot mencapai angka 2,3 % karena dampak pandemi dengan di tutupnya wisata. Harapannya di triwulan 4 dengan kondisi level 2 dan telah di bukanya wisata dapat kembali meningkat.

“Harapanya pada tahun depan kondisi pandemi melandai sehingga kegiatan ekonomi dapat kembali mengeliat. Pesan bupati tentu prokes masih harus tetap di kuatkan, Jangan sampai ada varian baru, kluster baru maupun gelombang baru” ungkapnya

Hadir mendampingi bupati H.Sunaryanta, Krpala Dinas Kelautan r
Dan Perikanan Gunungkidul drh.Krisna Berlian, Panewu Tanjungsari Rahmadian, M.Si, Kapolsek Tanjungsari, Danramil Tanjungsari hadir pula Kepala Dislautan DIY dan anggota kelompok penerima bantuan.

Leave Your Comment